Manajemen Keuangan Bisnis Aksesoris Pemula dan Mikro di Indonesia

Tulisan ini merupakan salah satu hikmah silaturahmi. Jadi secara kebetulan ada saudara MGMZ yang sedang memulai bisnis aksesoris dan terlihat hampir masuk kategori bisnis mikro. Setelah mengetahui tentang MGMZ yang hebat ini (ceile...) beliau meminta saran mengenai manajemen bisnisnya. Alhasil, dalam waktu singkat langsung meminta petunjuk Yang Maha Kuasa karena sedang di tes pendadaran kehidupan langsung tentang ilmu yang dipelajari selama ini. Keluarlah rumusan solusi yang menurut pengamatan beliau dan MGMZ cukup simpel dan mengena untuk tahap perkembangan bisnis ini. Bagaiamana itu? cekidot aja ke tulisan selanjutnya ;)


Rumusan yang diberikan sangat simpel. Hanya ada tiga saran untuk manajemen bisnis aksesoris tersebut dan secara umum sarannya masuk ke kategori manajemen keuangan. 

  1. Penulisan keuangan hanya terdiri dari dua buku kecil. Satu buku pemasukan dan satu lagi buku pengeluaran. Segala macam pemasukan ditulis di setiap tanggal diterima. Ditulis jumlah pemasukan dari siapa, produk apa, jumlah yang terjual dan jumlah duit yang diterima. Segala macam pengeluaran juga ditulis mulai dari beli bahan sampai pekerja hingga segala macam pengeluaran kecil yang terjadi di hari itu pada bulan itu. Apabila ada tulisan siapa yang mengeluarkan juga lebih baik.
  2. Periode penulisan adalah satu bulan. Jadi apabila sekarang bulan September, maka penulisan di setiap buku tersebut teratur sama di mulai dari tanggal 1 September hingga 30 September. Satu bulan disini dimaksudkan supaya pebisnis mengetahui berapa banyak pemasukannya pada bulan tersebut dan pengeluarannya pada bulan tersebut sehingga bisa diketahui berapa total keuntungan atau kerugiannya pada bulan tersebut. Barang barang yang masih diproduksi atau masih dititip ke orang lain dan belum terjual tidak perlu dianggap untuk sementara waktu. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kesimpelan dan secara prinsip tidak akan menyalahi aturan standar keuangan dan standar bisnis. Hanya memang belum lengkap. Kelengkapan ini akan kita hitung pada saat bisnis kita sudah mulai menanjak dari skala bisnis mikro ke skala bisnis kecil.
  3. Setiap produk aksesoris yang dihasilkan (kategori bisnis ini adalah produksi) harus difoto oleh kamera handphone yang dipunya dan langsung diberi nama produk beserta harga. Hal ini dimaksudkan supaya nanti setelah semua produk di foto, foto - foto produk tersebut akan dibuatkan katalognya. Bisa katalog softcopy ataupun hard copy. Hal itu pun sangat mudah. Foto-foto yang sudah kita ambil tersebut, file copy nya tinggal diserahkan kepada tempat print-printnan yang memiliki operator dan cukup disampaikan kalau kita ingin membuat katalog. Mengenai desain diserahkan kepada mereka. Nama produk, foto dan harga sudah ada sejak awal kita memfoto barang tersebut.
Tiga saran itu yang diberikan kepada saudaranya MGMZ. Memang penjabaran berikutnya akan banyak. Kita akan sambung dengan diskusi di comment atau di media sosial lain atau ketemu langsung aja yak ;) 


Salam Bisnis Keren Cuy!!

MGMZ

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer